Pesona Air Terjun Kembar Bangunrejo di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat

“Halo rekan-rekan seperjuangan yang mencoba santai tapi masih kurang piknik”

Eh, ketemu lagi kita. Gimana? Udah move on nih kamu? Eh, udah penasaran belum nyobain nginep di Kawasan Saribu Rumah Gadang dan segala keindahannya? Setelah kemaren kita bahas soal tempat tidur, kita berpindah aktifitas. Seperti potongan lagu legendaris pada masa kanak-kanak dulu “Bangun tidur ku terus mandi“, biar apa dong? Biar seger lagi karena abis mandi. Maka daripada itu, kali ini saya bakal bahas yang seger-seger. Seperti janji manismu dulu, Mantan.

Kamu tahu kalau ada air terjun kembar? Saya harap anda belum pernah tau, denger, atau kesana biar tulisan saya tetep dibaca sampe abis. Terima kasih.

Air Terjun Kembar ini sebenarnya sama dengan air terjun lainnya. Hanya saja, diujung aliran air terjun tersebut, terdapat batuan yang membelah aliran air tersebut menjadi dua bagian. Nah, pas saya nya kesana, ternyata aliran air nya udah jadi tiga bagian. Kembar tiga lah doi sekarang. Nambah lagi saudara nya.

Continue reading

Advertisements

Megahnya Rumah Gadang Gajah Maaram dan Indahnya Surau Menara di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Solok Selatan

“Halo rekan-rekan seperjuangan yang mencoba santai tapi masih kurang piknik”

Setelah sebelumnya bercerita tentang salah satu lokasi wisata alam yang luar biasa, Goa Batu Kapal, pasti kamu semua pada mikir kan, “masa’ ini orang baru nyampe ke Solok Selatan, langsung jalan-jalan? ‘Gak capek apa?”. Untuk menjawab pertanyaan ini, saya bakal kasih tahu kalau sebenernya saya juga manusia yang kecapekan setelah melalui perjalanan darat sekitar empat setengah jam lamanya.

Untuk itu, kali ini saya bakal bahas lokasi tempat saya beristirahat. Lokasi tempat saya merebahkan badan, menyandarkan harap, melabuhkan mimpi. Mimpi indah yang telah ku rangkai bersama “dia” namun dibingkai oleh orang lain.

Tau Rumah Gadang kan? Tau lah yaa. Tapi, pada tau gak kalo ada kawasan yang ada ratusan Rumah Gadang nya? Saya tidur di salah satunya.

Kawasan Saribu Rumah Gadang; Kawasan yang berada di Nagari Koto Baru, Kab. Solok Selatan, ini memiliki lebih dari 130 rumah gadang tradisional Minangkabau dan sebagian besar diantaranya masih dihuni oleh keluarga pemiliknya.

Dari seratusan lebih rumah gadang tersebut, ada 10 rumah gadang yang dijadikan homestay oleh pemiliknya. 10 Rumah Gadang ini sudah ditata sedemikian rupa hingga sangat nyaman untuk dijadikan basecamp selama kamu ingin berkelana di kawasan ini. Saya menginap di Rumah Gadang dengan nomor punggung 002.

Continue reading

Goa Batu Kapal di Solok Selatan

Goa Batu Kapal; Keindahan Tersembunyi Yang Tercipta Dari Sebuah Kutukan

“Halo rekan-rekan seperjuangan yang mencoba santai tapi masih kurang piknik”

Jadi kan gini, beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman Blogger Palanta diajak berkelana ke Solok Selatan, sebuah kabupaten yang saya sendiri belum pernah datangi. Kabupaten yang berjarak 161 km dari pusat kota Padang, ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Pertama kali mendengar nama Goa Batu Kapal, saya udah mikir, “ini Goa nya terbentuk dari kapal yang jadi batu atau Goa batu yang bentuknya kayak kapal?”. Nah, pertanyaan ini muncul sesaat saya sampai di kabupaten paling timur di Sumatera Barat ini. Kabupaten Solok Selatan; kabupaten yang baru dimekarkan dari kabupaten Solok pada tahun 2004 dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi.

Udah boleh kita bahas Goa Batu Kapal nya ya. Asal muasal “ditemukannya” Goa ini adalah pada tahun 1984 oleh PTPN VIII. PTPN VIII yang membuka lahan di kabupaten ini langsung menjadikan Goa ini sebagai wisata lokal dua tahun setelahnya, namun masih terkendala karena pembukaan lahan nya masih belum selesai. Pada tahun 1993, pembukaan lahan di lokasi ini terhenti dan meninggalkan lokasi ini dengan keadaan seadanya.

Continue reading

Malamku; Diawali Tanpa Huruf Kapital, Dijalani Tanpa Spasi, dan Diakhiri Tanpa Titik

Malam adalah tempat dimana rembulan merebut singgasana mentari, tempat dimana gelap merajai langit tanpa belas kasihan, dan waktu dimana keangkuhan rasa menari indah diatas ringkihnya logika. Ku cintai malam meski sehitam jelaga darahmu, seterang apapun biasmu.

Namun, Aku, yang selama ini memuja malam hingga pagi menjelang, tersentak saat separuh mimpi yang dengan indah ku rangkai, dengan gemulai ku ukir, dan dengan sombong ku banggakan, mulai memudar seiring awan gelap menutupi rembulan.

Continue reading

Aku; Pengucap Rindu Dalam Sendu

Mereka bilang jarak dan waktu bukanlah penghalang. Bagiku tidak. Pedih. Bagai serpihan kayu yang tertancap di sela jemariku. Perih, namun tak mudah ku obati. Sama seperti aku pada kita; letih menahan rindu, menaruh harap, namun tak mampu ku ucap.

Mereka bilang jarak dan waktu bukanlah alasan. Bukan alasan untuk berpisah? Mungkin bagimu tapi tidak bagiku. Itu, jarak dan waktu,  alasan klisemu yang turut serta membunuh mimpi dan duniaku dalam senyap dan diam.

Continue reading

10 Quote Galau-galauan ala @fdhln_

10 Quote Galau-galauan ala @fdhln_

Kata “galau” saat ini sudah menjadi salah satu “teman hidup” bagi sebagian besar anak muda yang bisa dibilang terlalu mudah terbawa perasaan (re: baper). Galau sendiri menurut KBBI bisa diartikan sebagai sebuah perasaan dimana pikiran kacau tidak karuan.

Fokus kita sekarang ke cinta-cintaan ya, dimana sebagian besar anak muda jaman sekarang bakal lebih kelihatan galau di problem yang satu ini. ‘Gak cuma cewek, yang sering dianggap mudah galau dan mudah terbawa perasaan, cowok juga bisa.  Fase dimana cowok kelihatan galau bukan pada saat mereka ditinggal kekasih hatinya. Galaunya muncul beberapa saat setelah momen perpisahan itu (percaya aja!).

Udah ‘ah. Kalo dilanjutin, baca nya bisa sampe besok pagi (based on true story soalnya). Ini dia “10 quote galau-galauan ala @fdhln_”.

Continue reading