Goa Batu Kapal di Solok Selatan

Goa Batu Kapal; Keindahan Tersembunyi Yang Tercipta Dari Sebuah Kutukan

“Halo rekan-rekan seperjuangan yang mencoba santai tapi masih kurang piknik”

Jadi kan gini, beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman Blogger Palanta diajak berkelana ke Solok Selatan, sebuah kabupaten yang saya sendiri belum pernah datangi. Kabupaten yang berjarak 161 km dari pusat kota Padang, ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Pertama kali mendengar nama Goa Batu Kapal, saya udah mikir, “ini Goa nya terbentuk dari kapal yang jadi batu atau Goa batu yang bentuknya kayak kapal?”. Nah, pertanyaan ini muncul sesaat saya sampai di kabupaten paling timur di Sumatera Barat ini. Kabupaten Solok Selatan; kabupaten yang baru dimekarkan dari kabupaten Solok pada tahun 2004 dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi.

Udah boleh kita bahas Goa Batu Kapal nya ya. Asal muasal “ditemukannya” Goa ini adalah pada tahun 1984 oleh PTPN VIII. PTPN VIII yang membuka lahan di kabupaten ini langsung menjadikan Goa ini sebagai wisata lokal dua tahun setelahnya, namun masih terkendala karena pembukaan lahan nya masih belum selesai. Pada tahun 1993, pembukaan lahan di lokasi ini terhenti dan meninggalkan lokasi ini dengan keadaan seadanya.

Continue reading

Advertisements